“MADRE”
Peresensi : Muhammad
Bagus Bagaskoro Angkasa
Pengarang : Dewi Lestari
Penerbit : PT.Bentang Pustaka
Genre : Bebas
Tebal (Jumlah Halaman) : 160 halaman
“Jagalah suatu amanah karena nantinya amanah akan di
pertanggung jawabkan di kemudian hari”
Mandre ini adalah sebuah cerita yang menggambarkan
seorang pemuda perantau dari Bali ke Jakarta untuk mencari hidup yang lebih
baik dia berkenalan dengan kakek kakek tua dan kakek itu memperkenalkan sebuah
tempat berisi tepung yang sangat berharga dan tepung itu memliki banyak unsur
seperti fungi,dan aneka bakteri bakteri yang ada di dalamnya dan si pemuda itu
di beri amanah untuk membuka suatu tan deer bakker yaitu sebuah toko roti
belanda yang ada di kemang dan toko roti itu sangat legendaris karena toko roti
itu bangunannya tidak terlalu mewah dan hanya sebuah ruko yang berumur agak
tua dan ada sebuah kulkas yang berusia
setengah abad dan pemuda ini tadi di suruh promosi mandre nya ke khalayak luas
biar bisa terkenal tetapi ia menolak karena ia menjaga suatu amanah yang besar
untuk tidak bekerja sama untuk promosi dan tan dee bakker udah tergantikan oleh
kafe yang sangat mewah dan sebenarnya roti itu di buat dengan sebuah perasaan
dimana orang yang membuatnya seperti memperlakuan manusia dan madre di dalam
bahasa spanyol adalah ibu karena dengan itu kita harus merawatnya dengan baik
agar menjadi kenangan indah di kemudian hari.
Pendapat
Cerita ini sangat bagus
sekali karena ini menceritakan sebuah sejarah besar dalam hidup seseorang
karena nanti nya pada suatu hari kita akan di pertanggung jawabkan semuanya.
Kritik
Buku ini tidak ke langsung
point utama nya dan ada unsur yang tidak ada berhubungan langsung dengan madre
harapannya nanti bisa lebih baik lagi di dalam penulisan.
Saran
Meskipun buku nya tipis tapi
sangat bermanfaat juga untuk di baca bagi para pemula maupun yang tidak begitu
suka dengan bacaan panjang.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar