Jumat, 12 September 2014

RESENSI PROGRAM TANTANGAN MEMBACA SMA SAIM 2014 BUKU 4

“MADRE”



Peresensi                                  : Muhammad Bagus Bagaskoro Angkasa
Pengarang                                 : Dewi Lestari
Penerbit                                    : PT.Bentang Pustaka
Genre                                        : Bebas
Tebal (Jumlah Halaman)            : 160 halaman


“Jagalah suatu amanah karena nantinya amanah akan di pertanggung jawabkan di kemudian hari”
     

          Mandre ini adalah sebuah cerita yang menggambarkan seorang pemuda perantau dari Bali ke Jakarta untuk mencari hidup yang lebih baik dia berkenalan dengan kakek kakek tua dan kakek itu memperkenalkan sebuah tempat berisi tepung yang sangat berharga dan tepung itu memliki banyak unsur seperti fungi,dan aneka bakteri bakteri yang ada di dalamnya dan si pemuda itu di beri amanah untuk membuka suatu tan deer bakker yaitu sebuah toko roti belanda yang ada di kemang dan toko roti itu sangat legendaris karena toko roti itu bangunannya tidak terlalu mewah dan hanya sebuah ruko yang berumur agak tua  dan ada sebuah kulkas yang berusia setengah abad dan pemuda ini tadi di suruh promosi mandre nya ke khalayak luas biar bisa terkenal tetapi ia menolak karena ia menjaga suatu amanah yang besar untuk tidak bekerja sama untuk promosi dan tan dee bakker udah tergantikan oleh kafe yang sangat mewah dan sebenarnya roti itu di buat dengan sebuah perasaan dimana orang yang membuatnya seperti memperlakuan manusia dan madre di dalam bahasa spanyol adalah ibu karena dengan itu kita harus merawatnya dengan baik agar menjadi kenangan indah di kemudian hari.

Pendapat

Cerita ini sangat bagus sekali karena ini menceritakan sebuah sejarah besar dalam hidup seseorang karena nanti nya pada suatu hari kita akan di pertanggung jawabkan semuanya.

Kritik

Buku ini tidak ke langsung point utama nya dan ada unsur yang tidak ada berhubungan langsung dengan madre harapannya nanti bisa lebih baik lagi di dalam penulisan.


Saran


Meskipun buku nya tipis tapi sangat bermanfaat juga untuk di baca bagi para pemula maupun yang tidak begitu suka dengan bacaan panjang.

RESENSI PROGRAM TANTANGAN MEMBACA SMA SAIM 2014 BUKU 3

‘’99 CAHAYA DI LANGIT EROPA”



Peresensi                                  : Muhammad Bagus Bagaskoro Angkasa
Pengarang                                 : Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra
Penerbit                                    : Gramedia Pustaka Utama
Genre                                        : Bebas
Tebal (Jumlah Halaman)           : 420 halaman

“Islam adalah agama yang paling benar dan yang paling diridhoi,islam adalah agamaku nabi muhammad adalah nabiku,al qur’an adalah kitabku,kabbah adalah kiblat ku.’’
        

         99 cahaya di langit eropa adalah cerita di mana agama islam itu tidak ada hanya di indonesia dan arab saudi saja tetapi di negara negara eropa agama islam mempunyai sejarah sejarah peradaban yang ada,hanum seorang wanita muslimah yang bersurvive di negeri orang yang mayoritas beragama non islam dia belajar banyak hal tentang agama,sosial,budaya orang-orang yang notabene nya ber agama seperti kristen,katolik,bahkan beragama atheis dan belajar bagaimana berinteraksi dengan orang asing dan kita bisa mempelajari apa itu rukun islam dan apa itu rukun iman dan juga bisa memngajarkan kepada orang yang sebenarnya punya agama tapi dia tidak mengakui agama nya dan mengamalkannya itu juga mendapatkan pahala yang begitu besar di akhirat nantinya dan semuanya akan bermanfaat bagi semuanya.


Pendapat


Cerita ini sebenarnya sangat bagus sekali karena  meceritakan tentang kebenaran islam yang sebenarnya dan islam itu agama yang sangat luas kita juga belajar tentang islam yang sebenarnya.


Kritik

Buku ini sudah lebih dari harapan bagi siapapun yang membaca.


Saran


Semoga buku ini banyak yang berminat untuk membeli dan membaca sama belajar banyak hal tentang apa itu islam?.

RESENSI PROGRAM TANTANGAN MEMBACA SMA SAIM 2014 BUKU 2

5 CM



Peresensi                                  : Muhammad Bagus Bagaskoro Angkasa
Pengarang                                 : Donny Dhirgantoro
Penerbit                                    : Gramedia Widiasarana Indonesia
Genre                                        : Bebas
Tebal (Jumlah Halaman)            : 381 halaman


“5 CM di keningmu,5 CM di depanmu,dan 5 CM akan ada dimanapun kamu berada"


      5 cm ini menceritakan perkumpulan para pemuda yang berkuliah di jurusan yang berbeda dan mereka saling belajar sehingga nantinya mereka bisa sukses bersama tanpa ada satu pun pemuda tersebut yang gagal ketika mereka sudah lulus semuanya dan mereka pun punya rencana bersama dan rencananya pun itu sangat nekat sekali yaitu ingin mendaki sebuah gunung yang tertinggi di pulau jawa dan mereka melakukan perjalanan ekspedisi dari jakarta melalui stasiun pasar senen selama di perjalanan mereka menemukan hal hal yang baru karena berhenti di stasiun stasiun dan meliat para pedagang penjaja aneka makanan dan asongan asongan yang sekarang sudah tidak ada dan ketika sampai di malang mereka langsung menuju ke gunung semeru dan mereka sangat senang sekali dengan perjalanan yang butuh perjuangan dan perjalanan ke semeru ini suatu perjalanan yang indah dan pengalaman di mana mereka bisa menemukan hal baru akhirnya mereka bisa sampai di puncak mahameru dan itupun sudah merupakan satu hal yang baru dalam hidup mereka karena mereka bisa sukses di puncak tertinggi di pulau jawa dan mereka sudah berkeluarga dan mereka menceritakan pengalaman mereka kepada anak dan istri nya itu merupakan suatu kebangaan bagi keluarga,agama,bangsa dan negara.

Pendapat

Buku ini isinya sangat bagus karena menceritakan perjuangan seseorang yang belajar dari kesalahan dan setiap orang akan mengalami suatu hal yang sama dan mereka sukses bukan dari diri sendiri tetapi sukses bersama dan ini sudah aku alami “masuk bersama-sama dan keluar nya pun juga bersama-sama”

Kritik

Buku ini sangat bagus untuk kamu yang akan menghadapi ujian-ujian,perjalanan yang jauh biar ada inspirasi.

Saran


Semoga dengan buku ini biar bisa menemukan hal-hal yang bermanfaat dan bisa belajar dari kesalahan karena setiap manusia tidak ada yang sempurna karena kesempurnaan semata-mata hanya milik allah.

RESENSI PROGRAM TANTANGAN MEMBACA SMA SAIM 2014 BUKU 1

PERAHU KERTAS


Peresensi                                  : Muhammad Bagus Bagaskoro Angkasa
Pengarang                                 : Dee
Penerbit                                    : Gramedia Pustaka Utama
Genre                                        : Bebas
Tebal (Jumlah Halaman)            : 381 halaman                                        

"janganlah berhenti berkarya sampai Tuhan berkata pulanglah kau”

       Cerita ini mengisahkan sebuah cerita tentang seorang pemuda yang bernama Keena dia telah lulus dari sma dan keterima di salah satu perguruan tinggi institut yang ada di Bandung dan institut ini sangat terkenal di seluruh indonesia dan telah mencetak beberapa alumni alumni terkenal dan tokoh tokoh bangsa Indonesia seperti Ir.Soekarno yaitu Institut Teknologi Bandung dan Keena sangat beruntung sekali dia bisa masuk di institut tersebut dan dia terpaksa harus meninggalkan kota asalnya yaitu kota Jakarta untuk menuntut ilmu di Bandung dan dia di sana harus benar benar mandiri dan tidak bergantung orang lain dan dia belajar gimana sih enaknya pisah sama orang tua dan disitu Keena belajar banyak hal mulai dari mengatur finansial,kebutuhan sehari hari dan itu kita juga harus belajar itu mulai sekarang.

Pendapat

Cerita ini sangat bagus sekali karena cerita ini menceritakan bagaimana kita nanti jauh dari keluarga.

Kritik

Buku ini sudah cukup bagus dari harapan para pembaca dan semoga menjadi inspirasi bagi siapapun.

Saran

Mulai sekarang bacalah buku apapun karena buku selain membuka wawasan dan sebagai jendela dunia buku juga bisa mempelajari pelajaran kehidupan nyata dan kita bisa berkontribusi yang nyata mulai saat ini.



Rabu, 01 Januari 2014

LENSA

       hai aku akan bercerita sedikit tentang film dan kelas ku telah membuat,memamerkan dan menjual film hasil keringat teman-temanku satu kelas dan film nya namanya 'LENSA' aku akan menceritakan sedikit tentang filmnya ini mau tak ceritain tapi puanjang lho cerita ya mungkin ceritanya kayak jembatan suramadu#sorry mengayal.ya film ini awal nya cuma tugas uas tapi karena ini sejarah baru di angkatanku mungkin ya di nonton bersama dan di jual siapa tahu orang lain yang bisa memberi kritik daan saran mungkin.dan proses syutingnya membutuhkan kurang lebih 1,5 bulan lah dan film ini sampe merelakan hal apapun lah demi sukses bersama.awalnya ini beban tapi lama kelamaan akan menjadi ringan kalau di angkat bersama-sama dan selama syuting itu ada rasa capek,senang,sedih,haru,konyol pokoknya jadi satu deh rasanya pada saat pertama kali syuting aku merasa aneh padahal aku bukan tokoh utama lho beneran tapi aku cuma cameo itupun sampe bikin heboh semua wah dan hari demi hari syuting pun berjalan dan ada scene 7 itu syuting sengaja di ambil pagi dan tempatnya bukan di sekolah lagi tapi di suatu cafe di semolowaru namanya itu circle k pada waktu itu waktu menunjukkan pukul 05.00 pagi itupun yang datang cuma aku sama vania dan papa nya vania dan aku masuk-masuk ke cafe itu trus aku beli froster dan vania itu bilang gini "si,kon isuk-isuk wes ngombe froster" trus tak jawab "ngombe ae ben seger " dan itu sudah menjadi trending topic disekolah dan syuting di mulai jam 7 pagi trus di lanjut keesokan harinya di sekolah dan itu sangat konyol juga sih....syuting di lanjutkan hari kamis tapi aku lagi di jogja untuk rekreasi dan kamis minggu depannya di lanjutkan lagi dan saat detik-detik pengeditan dimulai dan aku juga memdapat kepercayaan untuk mengedit film bersama rafi dan aku rela menginap 3 hari di rumahnya rafi tapi hasil nya manis dan dibantu sama nisa mungkin nisa anaknya juga mau ngedit dan aku juga membuat pemberitahuan untuk nobar dan anak-anak satu sm saim dan guru-guru pengen lihat secara langsung bersamaan dengan pementasan cerita rakyat oleh adik-adik kelas ku dan pemutaran film the rider oleh teman-teman kelas 9B dan animo anak-anak untuk melihat film sangat ramai sekali lah...........

ini salah satu poster dan cover film lensa





dan aku akan memberi tahu siapa-siapa aja yang menjadi tokoh dan crew pembuatan film ini lho................

Tokoh utama :

·       Bagus Erlangga Satriya Atiyasa R.P A.K.A Dito(fotografer)
·       Sausan Fihri Bachmid A.K.A Fiona(gadis buta.pemilik fiona florist)
·       Hubert King A.K.A Aldi(orang yang di sangka fiona sebagai dito)

Tokoh sampingan :

Teman-teman Bagus:

·       Muhammad Rakha Rahmadian
·      Aqil Maulana

Pembeli foto:

·       Andre Fahreza
·       Muhammad Bagas Adiyanto Junior
·       Rafi Noor Kalamsyach
·       Dyah Ratri Ardina Maharani
·       Khansa Satya Angsari
·       Fadhil Dzulfiqar Athauallah
·       Bunga Ramadhani

Pembeli bunga:               

·       Vania K. Hasnahusnia
·       Sausan Nabilla Malich
·       Nisa Marina Maryam
 
 Sutradara :

·       Vania K. Hasnahusnia

Assisten Sutradara :

·       Bunga Ramadhani

Wardrobe :

·       Sausan Nabilla Malich
·       Dyah Ratri Ardina Maharani

Penulis naskah :

·       Nisa Marina Maryam

Penulis skenario :

·       Vania K. Hasnahusnia

Cameramen  :

·       Adli Shidqi Luqmantara
·       Nisa Marina Maryam

Property  :

·       Muhammad Rakha Rahmadian
·       Fadhil Dzulfiqar  Athauallah
·       Andre Fahreza

Pengurus  lokasi :

·       Aqil Maulana
·       Khansa Satya Angsari

Pengurus talent :

·       Muhammad Bagus Bagaskoro Angkasa
·       Muhammad Bagas Adiyanto Junior

Make up artis :

·       Khansa Satya Angsari

Editor :           

·       Rafi Noor Kalamsyach
·       Muhammad Bagus Bagaskoro Angkasa

Guru Pembimbing :

·       Ustad Dedy Hermansyah