Taubat
-MUHAMMAD BAGUS BAGASKORO ANGKASA-
Pada suatu hari
hiduplah seorang gadis muslimah yang bernama Fiya(13) tetapi dia bukan wanita
muslimah yang menjadi harapan bagi keluarga nya di karenakan dia tersebut
merupakan gadis yang sangat nakal dan tidak memiliki etika yang sesuai dengan
aturan agama Islam.dia berteman dengan anak-anak yang suka arisan-arisan di mall,cafe,belanja-belanja
serta kegiatan-kegiatan yang tidak bermanfaat.dan orang tua nya dia tersebut
sangat sedih sekali dengan sikap anaknya yang seperti itu padahal dia adalah
seorang siswa yang bersekolah di sebuah sekolah Islam dengan peraturan yang serba
Islam.dan teman-teman geng nya tersebut bernama Beber,Berlin,Wahidah yang itu
juga merupakan anak yang sangat nakal dan ia juga memiliki pacar yang sangat
imut dan lucu kebetulan anak alim dan tetapi dia dapat sebuah pengaruh dari si
Fiya yaitu Aziz dan Aziz tersebut merupakan siswa yang cukup berprestasi di
sekolah nya tersebut.
*hari sekolah*
Pada saat hari
sekolah yaitu hari Senin seluruh siswa-siswi sekolah nya Fiya harus mengikuti
upacara pagi dan dimana upacara tersebut di laksanakan di lapangan dengan cuaca
yang sangat terik sekali dan membuat kulit kepanasan dimana kepala sekolah
tersebut menyampaikan amanat nya pada saat menyampaikan amanat nya tersebut dan
amanat tersebut sangat menyinggung si Fiya dan kawan-kawannya yaitu “siapa yang
di sini yang berkerudung tidak memakai dalam an”,”hayo ngaku dan jujur”,”kalau
tidak jujur pasti akan ketahuan”.kebetulan fiya dan kawan-kawannya jujur
menghadap kepala sekolah tersebut dan guru bimbingan konseling.pada saat itu
juga dia dan teman-temannya mendapat hukuman dengan ada nya surat pemanggilan
orang tua yang membuat Fiya terutama shock dan kaget jika ia mendapat surat
tersebut.
*rumah Fiya
Suatu sore hari
menjelang malam hari si Fiya habis pulang sekolah dan kebetulan dia di jemput
oleh supir nya alhasil di rumah nya tersebut orang tua nya belum pulang bekerja
dan dia pun mencari sebuah akal untuk menyembunyikan surat tersebut di sebuah
tempat yang itu tidak di ketahui oleh siapapun kecuali dia dan setelah ia
melakukan misi tersebut ia pun mengajak supir nya untuk mengantar ia kesebuah
mall yang lumayan dekat dengan rumah tersebut dan sebelum berangkat itu ia
menuju kamar orang tua nya untuk mengambil sejumlah uang yang sangat banyak
untuk membayarin makan teman-temannya dan berpesta-pesta yang itu tidak ada
manfaat nya sekali dan asyik-asyik nya pesta tersebut si Fiya di telpon oleh
papa nya untuk segera pulang tetapi Fiya pun tidak mendengar apa yang di
ucapkan oleh papa nya tersebut dan waktu menunjukkan pukul 20.30 dan dia pun
pulang menuju rumahnya untuk beristirahat dan di dalam perjalanan tersebut dia
pun tidak langsung pulang tetapi dia mampir ke rumah pacar nya yaitu Aziz dan
ternyata si Aziz nya tidak berada di rumah nya.
*Rumah Fiya*
Sesampainya di rumah Fiya pun langsung menuju pintu rumah nya dan Fiya
pun masuk ke rumahnya tanpa mengucapkan salam dan langsung masuk ke rumah
begitu saja tanpa di ketahui oleh orang-orang rumah nya dan orang tua Fiya pun
mencari si Fiya tidak ada di ruang tamu.orang tua nya pun menanyakan kepada
supir nya tentang keberadaan si Fiya.kebetulan pula si supir Fiya pun bercerita
kalau si Fiya pergi ke sebuah mall hanya untuk berhura-hura dan kebetulan papa
Fiya mendobrak kamar Fiya untuk keluar dari kamar.Papa Fiya pun marah besar
dengan kelakuannya si Fiya yang sangat nakal sekali dan papa nya pun membawa
surat pemanggilan dari sekolah tersebut kalau besok orang tua nya harus di
panggil ke sekolah karena kelakuannya si Fiya.
*Pagi hari di sekolah*
Pagi hari yang
sangat ceria dimana semua orang termasuk Fiya dan kawan-kawannya untuk memulai
aktifitas kembali di pagi itu.tetapi pagi kali ini sangat sial sekali untuk
Fiya dan kawan-kawan nya dia harus berurusan dengan dewan guru serta kepala
sekolah dengan pemanggilan orang tua di karenakan surat pemanggilan kemarin
tersebut.
“assalamualaikum bapak-bapak/ibu-ibu,saya di sini adalah
wali kelas anak-anak anda yang memiliki banyak masalah di sekolah.”
“waalaikumsalam ustadzah saya orang tua nya Fiya.”*sahut
mama Fiya
“mengapa anda yang berada di sini harus berurusan dengan
saya?”*cakap si wali kelas tersebut.
“karena anak bapak dan ibu sudah banyak melanggar atura yang
ada di sekolah ini,salah satu bentuk pelanggaran anak anda adalah tidak memakai
dalam kerudung sama ada beberapa laporan dari siswa lain kalau anak anda itu
sering melakukan kegiatan yang tidak bermanfaat.”
*sore hari ketika pulang sekolah*
Setelah
sehari an berurusan dengan pihak sekolah dan diskusi tentang masalah Fiya dan
geng-geng yang nakal tersebut orang tua Fiya pun sangat marah besar terhadap
Fiya dengan kelakuannya itu.selama Fiya di sidang Fiya pun tidak mendengarkan
nasehat-nasehat orang tua nya dan Fiya berusaha untuk membuat sebuah akal yang
sangat cerdik bagi dia tetapi akal-akal an tersebut ketahuan oleh sang mama di
karenakan Fiya mengambil sejumlah uang di lemari sang mama tersebut dan Fiya
pun juga berusaha kabur dari rumah untuk bertemu dengan si Aziz yang merupakan
pacar nya dia dan Fiya pun pamit kepada orang tua nya untuk belajar di rumah
nya Billah tetapi itu dia berbohong kepada orang tua.dan dia pun pergi bersama
si Aziz menuju ke rumah Billah untuk belajar dan sesampainya di rumah Billah
bukannya dia belajar tetapi dia membahas tentang acara gathering yang akan di lakukan pada saat weekend malam minggu dan waktu menunjukkan pukul 20.00 saat nya
Fiya untuk kembali ke rumahnya dan saat perjalanan menuju rumah nya si Fiya pun
menuju ke sebuah salon untuk perawatan rambut nya untuk di semir dan setelah
dari salon ia memakai kerudung untuk menghilangkan bukti kepada orang tua si
Fiya kalau dia rambut nya di semir tetapi setelah tiba di rumah si Aziz sang
pacar nya pun bercerita panjang kalau si Fiya di rumah Billah itu tidak belajar
tetapi malah membahas acara yang tidak ada manfaat nya tersebut serta Aziz
bercerita kalau Fiya juga ke salon untuk menyemir rambut nya dan mama Fiya pun
marah besar lagi kepada dia “oalah nak...........nak kamu itu kok nakal sekali
sekarang ya?”.”mana harapan mama yang mama harapakan di masa depan seperti
begini.”.dan Fiya pun tidak kapok-kapok dengan nasehat si mama tersebut malah
Fiya tersebut masuk telinga kiri keluar telinga kanan yang membuat nya dia
bukan bertambah berubah baik malah berubah menjadi anak yang sangat nakal
sekali dan orang tua Fiya pun sangat sabar dan tabah sekali dengan kelakuan
anaknya sampai si mama Fiya pun bercerita melalui telpon hp mama nya kepada
seorang Ustadzah pengajiannya mama Fiya kalau anaknya sangat nakal sekali.
*percakapan telpon antara sang Ustadzah dengan mama Fiya*
“Assalamualaikum Ustadzah”.*ucap mama Fiya
“Waalaikusallam mama nya Fiya.*balas sang Ustadzah
“Ada apa kok tumben nelpon saya?”
“Iya,anak saya Fiya yang dahulu anak yang sangat pintar,alim
dan kebanggaan saya sekarang menjadi anak yang sangat nakal dengan pengaruh teman-teman
yang sangat nakal sekali.”
“Yang sabar ya ibu,ya begitu lah anak pada zaman sekarang
anak-anak sudah terpengaruh dengan kehidupan yang sangat begitu keras sekali
tetapi semua itu bergantung pada anaknya sendiri.”
“Oalah gitu ya Ustadzah,terima kasih ya atas saran dan
motivasi nya.”
“Iya sama-sama ibu atas cerita nya semoga semua cerita
tersebut ada hikmah nya kelak.”
“Amin..............”
“Makasih ya Ustadzah atas waktu nya untuk menelpon saya.”
“Assalamualaikum ya Ustadzah.”
“Waalaikusallam juga ibu,salamin ke Fiya ya.”
*Jum’at Malam Sabtu*
Pada malam
kali ini adalah hari menuju weekend di
mana seluruh semua manusia pada malam ini sangat senang sekali karena mulai
dari hari Senin hingga hari Jum’at semua orang pada capek dan lelah setelah
seminggu bekerja dan pada waktu itu adalah saat yang tepat untuk si Fiya dan
Aziz berpacaran di sebuah taman kota yang sangat ramai sekali dan pada siang
hari nya si Aziz tersebut di beritahu dari teman nya kalau di taman kota
tersebut sekarang banyak pencopet-copet
yang bergerumbul di mana-mana tetapi si Aziz pun sangat percaya dengan
omongan temannya tersebut tetapi si Fiya pun tidak begitu percaya dengan sebuah
omongan dari pacar nya tersebut dan Fiya pun berangkat dengan membawa
barang-barang yang berharga seperti hp,tab,dompet yang inti nya barang tersebut
sangat membuat pencopet tersebut pun bisa melakukan aksi nya tersebut dan aksi
pencopetan pun terlaksana dan si Fiya pun sangat kebingungan dengan hal
tersebut.
“he tas ku mana?”
*Aziz pun bilang dengan sangat jujur kepada Fiya*
“tas mu tadi di copet oleh beberapa kawanan orang memakai
baju hitam.”
*dan Fiya pun berteriak dengan kencang*
“copett..............................................copet..............................................copet.........................................ada
yang kecopetan...................”
*dan sontak itu pun membuat semua pengunjung di taman kota
tersebut pada tertuju dengan sebuah teriak an dari Fiya.*
Dan ada seorang ibu-ibu yang berusaha menenangkan si Fiya
yang menangis-nangis tersedu dan ia pun bercerita kepada si ibu-ibu tersebut
kalau ia habis kecopetan tas serta isi nya.
*seorang ibu*”mengapa anak cantik kok menangis?”
“iya bu......barusan setengah jam yang lalu saya mengalami
sebuah musibah yang baru kali ini terjadi dalam seumur hidup saya.”*cerita Fiya
sambil menangis*
“oh ya ibu tau kalau kamu kecopet an toh?”
“kok tahu bu,kalau saya kecopetan.”
“iya soalnya barusan ada info kalau pencopet tersebut
tertangkap basah di sebuah daerah yang lumayan jauh dari taman ini.”
“kalau boleh tau siapa nama mu nak?”
“Shafiya ibu tpi klo di sekolah di panggil Fiya”
“oalah kamu Fiya yang anaknya ibu Susi yang sering mengikuti
pengajian saya.”
“iya benar ibu,oalah ibu itu Ustadzah nya mama saya toh.”
“betul sekali kamu.”
Setelah itu si Fiya pulang menuju ke rumah nya bersama Aziz
dan Ibu-Ibu yang itu ternyata kenalannya si mama Fiya.
*Di rumah Fiya*
“assalamualaikum ibu”
“eh,waalaikusalam ustadzah,kok tumben ustadzah pulang sama
Fiya.”
“iya tadi saya ketemu Fiya dalam keadaan menangis-nangis dan
dia bercerita kalau dia mengalami sebuah musibah yaitu kalau tas nya mengalami
kecopetan di taman kota.”
“masya allah kok bisa gitu.”
Pada akhir nya pun si Fiya mengingat dosa-dosa yang telah ia
perbuat selama ini yaitu dia sering mengambil uang orang tua nya di lemari
tanpa izin dan dia pun menyesali perbuatannya yang selama ini dia lakukan itu
tidak sesuai dengan aturan yang ada.dia pun mulai sekarang sudah sadar dan
bertaubat.Dia pun berjanji kepada orang tua nya kalau dia tidak akan lagi
melakukan kenakalan seperti sebelumnya yang dia perbuat kemarin-kemarin.
Dan setelah ada nya berita-berita tentang pencopet-pencopet
an yang beredar di media massa tersebut yang membuat kaget seluruh warga di
kota tersebut dan ternyata para pencopet-pencopet tersebut merupakan buronan
kepolisian di kota itu dan ada salah satu pencopet tersebut yang katanya sempet
di gerebek di sebuah gubuk di perdesaan yang jarak nya dari kota itu kurang
lebih 30 km dan ternyata pencopet tersebut meninggal dan sisa dari pencopet
tersebut sudah di cekal oleh pihak kepolisian.
Dan di kantor kepolisian semua para pencopet yang melakukan
aksi brutal tersebut telah berurusan dengan pihak kepolisian dan salah satu
dari para pencopet tersebut ada yang membela diri sendiri serta membunuh
temannya sendiri.karena pada saat aksi pencuri an tersebut salah satu pencopet
tersebut adalah buronan kelas internasional yang berusaha kabur dari negara
lain.buronan ini adalah otak pelaku dari semua aksi-aksi pencuri an di kota
tersebut yang membuat berita geger di kota tersebut.
*Kantor polisi*
“hahahahahahaha kalian sekarang sudah tertangkap oleh pihak
kepolisian.”
“ampun pak kami bukan pencopet nya.”
“he kau itu pencopet semua,dasar copet nggak ngaku loe.”
“alah penjahat mana yang mau jujur.”
“biasa pencuri kan tidak mengaku.”
Para polisi tersebut
sedang melakukan penemuan fakta yang ada di masyarakat jika pencopet tersebut
telah melakukan aksi tersebut dan ada salah satu polisi tersebut telah
menemukan banyak bukti di sebuah rumah yang memiliki pagar tinggi dan ternyata
rumah nya tersebut tidak ada penghuni dan terkunci rapat.para tim kepolisian
pun memiliki sebuah akal yang hebat kalau pagar tersebut bisa di dobrak dengan
paksa dan di rumah tersebut di temukan beberapa barang curi an seperti 15 unit sepeda motor,10 unit mobil,4 unit
truk,12 kardus botol bir bintang,dan beberapa barang hasil curi an tersebut
salah satu nya adalah sebuah tas yang itu milik Fiya dan di tas tersebut semua
barang-barang milik shafiya pun masih dalam keadaan utuh tanpa ada nya sisa
satu pun dan pihak kepolisian pun menghubungi kepada Shafiya kalau tas nya
telah di temukan.
*seorang polisi ada yang sedang menelpon orang tua nya
shafiya*
“Hallo,Selamat Pagi.”*seorang polisi menelpon ortu shafiya*
“Iya,saya bapak nya shafiya,ada apa menelpon saya?”*papa
shafiya membalas telpon tersebut*
“Iya,saya memberitahu kalau tas anak anda telah di temukan
di sebuah rumah dekat dengan seorang bapak-bapak supir taksi,ujar si polisi
tersebut.
Pada suatu hari barang tersebut di amankan di kantor polisi
*Di kantor polisi*
Pada pagi hari dimana papa fiya datang ke kantor polisi.
“Selamat Pagi bapak polisi”*papa fiya menyapa polisi.
“pagi juga bapak...”*sahut polisi kepada papa fiya.
“maaf bapak ini apakah orang tua nya fiya.”
“iya,benar sekali”
“oh ya ini dompet anak bapak telah di temukan di sebuah
rumah kosong dan saya telah menemukan pelaku yang mencuri dompet tersebut.”
“terus bagaimana dengan pencuri tersebut?”
“pencuri tersebut telah di tangkap setelah sehari proses pengerembekan
rumah tersebut dan posisi pencuri nya di tangkap itu di sebuah warung kopi di
dekat terminal bus yang banyak preman-preman di situ”
“oh gitu ya cerita
nya........................................................”
“kalau begitu terima kasih ya bapak-bapak dari kepolisian.”
“terima kasih juga bapak atas kehadirannya di kantor kami.”
“maaf kalau saya merepotkan bapak-bapak dalam bekerja.”
“oh tentu saja tidak karena ini sudah menjadi tugas kami
untuk mengabdi kepada masyarakat.”
Setelah itu si papa fiya pun pulang kembali ke rumah nya
dengan membawa dompet milik fiya yang di copet pada waktu ia pergi ke sebuah
taman kota di saat keramaian.
*Rumah Fiya*
“Assalamualaikum”
“Walaikusallam”*sahut si fiya*
Si Fiya pun tak tahu bahwa dompet nya telah di kembalikan
oleh pihak kepolisian dan sebelum nya si papa nya tidak menceritakan bahwa papa
nya tersebut pergi ke kantor polisi mengabarkan bahwa dompet si anak nya telah
di temukan.
“lho papa dari mana kok tidak bilang sih sama aku.”*ekspresi
kaget*
“iya papa habis dari kantor polisi kalau dompet mu telah di
temukan nak.......”
“oh iya tah pa.”
“iya nak.”
“Subhanallah ternyata doa ku selama ini telah di kabulkan
oleh allah”
“Alhamdulillah nak doa mu di kabulkan,jadi kalau barang itu
bukan milik nya pasti tidak akan pernah kembali jika barang itu punya mu pasti
akan di kembalikan.”
“nama nya juga hidup pasti ada orang yang iri akan kehidupan
kita itu sudah pasti terjadi di dunia ini nak”
“terima kasih papa atas motivasi nya.”
Dan setelah dompet nya dia di temukan si Fiya semakin hari
semakin mengalami perubahan setelah dia menjadi orang baik dan hal itu tidak
bisa langsung berubah secara cepat dan semua butuh proses selama itu lah hidup
Fiya benar-benar di uji dan bukan dia saja yang mengalami hal itu tetapi semua
orang juga pernah dan bahkan mengalami kehidupan tersebut ada sebuah kunci
hidup yang paling di ingat semua manusia adalah sabar,telaten,tawakkal dan
tidak sombong terhadap siapapun jika kita berbuat baik kepada siapapun pasti
kita akan di bantu tetapi setelah di bantu kita jangan mengharapkan sebuah
imbalan tetapi kita harus pamrih,dan dalam hidup juga kita belajar kalau kita
butuh sama orang jangan butuh nya saja tetapi setiap waktu kita harus mendekati
orang itu apabila kita tidak membutuhkan orang tersebut.
Kutipan sebuah hadist :
“Sebaik-baik nya manusia adalah manusia yang memberikan
manfaat kepada manusia lainnya”
“Jika kita berteman dengan orang penjual minyak wangi pasti
akan ketularan wangi dan jika kita berteman dengan orang pandai besi maka akan
ketularan baja nya”
Dan yang di maksud baja di sini adalah semangat menjalankan
sebuah kehidupan.
Di sini lah si Fiya pun sadar bahwa dia adalah seorang
manusia yang nanti nya akan memberikan manfaat bagi siapapun dan pada masa nya
dia akan menjalankan sebuah kehidupan baru dengan seorang lelaki yang sholeh
menurut dia dan lelaki nya pun setelah akad nikah akan melanjutkan sekolah nya
di luar negeri karena si lelaki nya dia adalah seorang jurnalis yang sangat
berkompeten yang ingin menimba ilmu lebih dalam tentang dunia jurnalis.
Dan akhir nya si Fiya pun sudah hidup bahagia bersama
pendamping hidupnya hingga akhir hayat nya dia.
---------SELESAI-------